Desa Relawan: 70 Anggota PMR PIONEERS Resmi Dilantik
PMR PIONEERS menggelar kegiatan Desa Relawan selama dua hari, Sabtu–Minggu, 12–13 September 2026. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PMR PIONEERS tersebut menjadi proses pembentukan dan pengembangan calon anggota baru sebelum resmi dilantik menjadi anggota PMR PIONEERS masa bakti 2026/2027.
Desa Relawan tidak hanya diisi dengan penyampaian materi dan pelatihan. Selama dua hari, para peserta juga diajak mengenal lebih jauh organisasi PMR, membangun kekompakan dan rasa kekeluargaan, melatih tanggung jawab, serta mendapatkan motivasi dari para purna dan alumnus PMR PIONEERS.
Kegiatan dimulai pada Sabtu, 12 September 2026 pagi dengan pembukaan Desa Relawan. Acara pembukaan dihadiri oleh kepala sekolah, wakil kepala sekolah, para pembina organisasi, perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI), peserta Diklat, pengurus, serta para purna PMR PIONEERS. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap proses pembinaan dan regenerasi anggota PMR di sekolah.
Usai pembukaan, peserta mengikuti pelatihan manajemen dan keorganisasian PMR bersama perwakilan PMI. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai manajemen organisasi, kerja sama dalam tim, tanggung jawab sebagai anggota, hingga berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan dalam organisasi PMR.
Pembekalan dilanjutkan dengan pengenalan tiga bidang penting dalam kepalangmerahan, yakni Pertolongan Pertama (PP), Perawatan Keluarga (PK), dan Pendidikan Remaja Sebaya (PRS). Melalui kegiatan ini, peserta mulai mengenal lebih jauh ruang lingkup masing-masing bidang sekaligus memahami peran dan tanggung jawab yang akan mereka jalankan sebagai anggota PMR.
“NGOPI” Bersama Tokoh Inspiratif Purna PIONEERS
Menjelang sore, suasana Desa Relawan dikemas lebih santai melalui kegiatan “NGOPI” (Ngobrol Bareng PIONEERS). Sesi tersebut menghadirkan sejumlah tokoh inspiratif dari kalangan purna PMR PIONEERS untuk berbagi pengalaman dan motivasi kepada peserta Diklat.
Hadir dalam kesempatan tersebut Muhammad Yusufiko Ikhda Farisya, Purna PIONEERS 2025/2026 sekaligus Purna PASKIBRAKA Kabupaten Banyumas Angkatan 2025; Nur Fahmi, Purna PIONEERS 2025/2026 sekaligus Purna FORPIS KORWIL 3; serta Rizki Fatmawati Rokhmaningsih, S.Pd., Purna Pembina PMR PIONEERS.
Melalui NGOPI, para peserta berkesempatan mendengarkan secara langsung berbagai cerita perjalanan, pengalaman berorganisasi, tantangan, serta motivasi dari para purna. Sesi ini menjadi ruang belajar antargenerasi, sekaligus memberikan gambaran bahwa pengalaman di PMR dapat menjadi bagian penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, kepedulian, dan jiwa kepemimpinan.
Pentas Seni, Barbeque, dan Renungan Malam
Memasuki malam hari, kegiatan dilanjutkan dengan Pentas Seni dan Barbeque. Setelah mengikuti rangkaian pembekalan yang cukup padat sejak pagi, peserta mendapatkan kesempatan untuk bersantai, menikmati penampilan, bercanda, dan menghabiskan waktu bersama.
Kehadiran para alumnus semakin menambah hangat suasana malam Desa Relawan. Kebersamaan antara peserta, panitia, purna, dan alumnus menjadikan kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana mempererat persahabatan dan menumbuhkan rasa kekeluargaan di lingkungan PMR PIONEERS.
Setelah kegiatan malam selesai, peserta beristirahat. Namun, tepat pukul 01.00 WIB, seluruh peserta kembali dibangunkan untuk mengikuti renungan malam.
Dalam suasana malam yang tenang, peserta diajak berhenti sejenak dari padatnya kegiatan untuk melihat kembali proses yang telah dilalui sekaligus melakukan refleksi terhadap diri sendiri. Renungan berlangsung hingga pukul 02.00 WIB dan menjadi salah satu bagian yang memberikan pengalaman berbeda bagi peserta.
Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai organisasi dan kepalangmerahan, tetapi juga diajak memahami bahwa setiap proses membutuhkan kesungguhan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemauan untuk terus memperbaiki diri.
Usai renungan, peserta kembali beristirahat untuk mempersiapkan diri mengikuti rangkaian kegiatan hari kedua.
70 Anggota PMR PIONEERS Resmi Dilantik
Memasuki hari kedua, Minggu, 13 September 2026, kegiatan diawali dengan senam pagi untuk membangun kembali semangat peserta. Setelah itu, seluruh peserta bersama-sama membersihkan area sekolah dan dilanjutkan dengan sarapan bersama dalam suasana sederhana namun penuh kebersamaan.
Puncak rangkaian Desa Relawan ditandai dengan pelantikan anggota PMR PIONEERS masa bakti 2026/2027. Setelah melewati berbagai tahapan Diklat, pembekalan, latihan, dan proses pembinaan, sebanyak 70 peserta resmi dilantik menjadi anggota PMR PIONEERS masa bakti 2026/2027.
Pelantikan tersebut bukan menjadi akhir dari proses Diklat, melainkan awal perjalanan baru bagi seluruh anggota. Mereka diharapkan mampu menerapkan berbagai pengetahuan dan pengalaman yang telah diperoleh selama kegiatan, aktif dalam organisasi, serta terus mengembangkan kepedulian terhadap sesama.
Sebagai anggota PMR PIONEERS, mereka juga diharapkan tumbuh menjadi generasi muda yang memiliki semangat kerelawanan, tangguh menghadapi tantangan, mampu bekerja sama, bertanggung jawab, serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Desa Relawan bukan sekadar dua hari kegiatan. Di dalamnya terdapat proses belajar, latihan, pengalaman baru, perjumpaan dengan para purna dan alumnus, refleksi, persahabatan, serta kebersamaan. Dari Desa Relawan inilah perjalanan 70 anggota baru PMR PIONEERS masa bakti 2026/2027 dimulai—menjadi relawan muda yang siap belajar, bergerak, peduli, dan bermanfaat bagi sesama.