
SMK Ma’arif NU 1 Cilongok menyelenggarakan Rapat Kerja Bidang Kesiswaan pada Sabtu, 17 Januari 2026 di Ruang RPS Lantai 2. Kegiatan kali ini mengusung tema “Revitalisasi Program Kesiswaan Berbasis Bakat dan Minat (Multitalent Growth)” yang menegaskan komitmen sekolah dalam pengembangan potensi peserta didik secara optimal.
Rapat kerja dihadiri Kepala Sekolah, Wakil Kepala bidang kesiswaan, organisasi kesiswaan antara lain OSIS, Pramuka, IPNU-IPPNU, PMR dan PKS. Kehadiran lintas organisasi ini bertujuan menyinkronkan arah program agar selaras dengan visi sekolah dan kebutuhan peserta didik.
Kepala Sekolah H. Fatkhul Aziz, S.Ag yang membuka kegiatan dan sekaligus bertindak sebagai pemateri utama dengan fokus bahasan “semua siswa berhak maju bersama (No Student Left Behind)”. Ia menegaskan bahwa sekolah memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh siswa mengembangkan bakat dan minatnya secara seimbang.
“Tidak boleh ada siswa yang tertinggal karena perbedaan kemampuan atau latar belakang. Kesiswaan harus mampu menjadi wadah tumbuhnya multitalenta. Setiap anak punya bakat, tugas kita memastikan mereka menemukan dan mengembangkannya,” tuturnya.
Sementara Waka Kesiswaan Ali Imron, S.Kom dalam sambutannya menekankan pentingnya inovasi dalam bidang pembinaan karakter dan kegiatan ekstrakurikuler. “Organisasi kesiswaan merupakan tempat tumbuhnya keterampilan sosial, kepemimpinan, dan budaya kolaborasi. Karena itu programnya harus adaptif dan memberi ruang kreativitas,” ujarnya.
Dalam sesi diskusi, para peserta merumuskan langkah konkret penguatan program kesiswaan untuk tahun berjalan, termasuk pengembangan unit-unit kegiatan, pendampingan talent mapping, serta sinergi dengan program kurikuler dan kemitraan eksternal.
Kegiatan rapat kerja ini diharapkan menjadi pondasi bagi implementasi program multitalent growth yang lebih terarah dan berdampak pada perkembangan karakter, keterampilan, dan prestasi siswa SMK Ma’arif NU 1 Cilongok.
Dengan terlaksananya agenda ini, sekolah menegaskan langkah strategis dalam menciptakan ekosistem pembinaan peserta didik yang inklusif, kompetitif, dan berkelanjutan.
















