
Dalam rangka memastikan kelancaran serta peningkatan kualitas pembelajaran industri (PI) dan magang siswa, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas DUDIKA (Dunia Usaha, Dunia Industri dan Kerja) SMK Ma’arif NU 1 Cilongok, Aziz Masruri, S.H., melakukan kunjungan dan monitoring ke dua perusahaan mitra, yaitu PT Mada Wikri Tunggal (MWT) di Bandung dan PT. Besindo di Cikarang.
Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung kegiatan siswa yang tengah menjalani praktik kerja di dunia industri, sekaligus memperkuat kerja sama antara sekolah dengan sektor dunia usaha dan industri sebagai bagian dari implementasi pendidikan vokasi.
Di PT Mada Wikri Tunggal Plant 1 Cikarang, rombongan SMK Ma’arif NU 1 Cilongok diterima oleh Alexander Sabandar, selaku Manager HRD. Dalam pertemuan tersebut, dibahas mengenai evaluasi kinerja siswa, kedisiplinan, keterampilan yang dikembangkan, serta kemungkinan peningkatan kuota penerimaan magang di periode berikutnya.
“Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin. Para siswa dari SMK Ma’arif NU 1 Cilongok menunjukkan antusiasme, semangat belajar, dan kemampuan adaptasi yang baik. Kami terbuka untuk melanjutkan kemitraan ini,” ujar Alexander Sabandar.
Sementara itu, Aziz Masruri, S.H. menegaskan bahwa pembelajaran industri merupakan langkah strategis sekolah untuk membekali siswa dengan pengalaman kerja nyata sehingga siap terjun di dunia profesional setelah lulus.
“Monitoring ini penting agar kami dapat memastikan siswa benar-benar mendapatkan pengalaman yang relevan dengan kompetensi keahlian yang dipelajari. Selain itu, kami ingin mendengar masukan dari pihak industri untuk peningkatan kualitas pendidikan di sekolah,” jelasnya.
Pihak sekolah berharap kerja sama dengan kedua perusahaan tersebut semakin erat, terutama dalam aspek penyerapan lulusan dan pembinaan kompetensi sesuai kebutuhan industri terkini.
Kunjungan monitoring ini sekaligus menjadi bukti komitmen SMK Ma’arif NU 1 Cilongok dalam menjalankan pendidikan berbasis link and match antara sekolah dengan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja sebagaimana tuntutan pendidikan vokasi saat ini.
















