In House Training

By Admin 29 Agu 2021, 14:31:59 WIB SMK Wela
In House Training

Bertempat di Aula SMK Maarif NU 1 Cilongok diselenggarakan In House Training (IHT) yang diikuti oleh seluruh pimpinan, pendidik dan tenaga kependidikan. Acara yang diselenggarakan selama 3 hari yaitu Kamis-Sabtu, 26-28 Agustus 2021 mengambil tema "Peningkatan Manajemen Mutu Sekolah" dengan menghadirkan beberapa nara sumber dari berbagai kalangan seperti pengawas, pengurus, praktisi pendidikan dan LP Maarif Kabupaten Banyumas.

Nadzir Ghozali, S.Pd.I pengurus SMK Maarif NU 1 Cilongok dalam sambutannya menyampaikan sangat mendukung kegiatan In House Training (IHT) dan SMK Maarif NU 1 Cilongok sebagai lembaga pendidikan yang diberi amanat dari masyarakat diharapkan bisa menjadi SMK unggulan yang mampu memberikan pelayanan pada masyarakat dan pelayanan program secara maksimal.
"In House Training (IHT) merupakan bagian dari proses menuju SMK unggulan sehingga seluruh peserta diharapkan betul-betul mengikuti kegiatan tersebut dengan baik dan memberikan dampak positif". lanjutnya.  

Sementara itu Pengawas SMK Cabang Dinas X (sepuluh) Propinsi Jawa Tengah Drs. Ahmad Nurul Huda, M.M sebagai salah satu nara sumber menyampaikan bahwa tujuan SMK saat ini adalah keterserapan lulusan di dunia kerja secara optimal. Kaitan dengan manajemen mutu SMK, semua pendidik dan tenaga kependidikan wajib tahu manajemen mutu sekolah. SMK Maarif Cilongok secara kuantitas dengan 36 rombongan belajar sudah saatnya mengejar kualitas. Oleh karena itu harus ada komitmen kualitas untuk menjaminkan lulusan pada masyarakat.
"Manajemen mutu sebenarnya pembagian tupoksi pada bidang tugas masing-masing. Dalam manajemen mutu pelanggan adalah yang paling utama dan kekuatan sekolah ada pada pelanggan. Tujuan manajemen mutu yaitu sistematik, holistik dan berkelanjutan sehingga tumbuh dan berkembang budaya mutu satuan pendidikan". lanjutnya.

Mujiburrohman, M.Pd nara sumber dari LP Maarif Kabupaten Banyumas menyampaikan materi tentang Harakah (gerakan) NU. Di era kemajuan teknologi 4.0 saat ini NU sebagai organisasi terbesar di Indonesia harus mampu beradaptasi dengan perubahan dan menjadikan NU sebagai organisasi yang senantiasa siap menuju perubahan lebih baik. 4 (empat) bidang yang senantiasa harus selalu dipelihara dan ditingkatkan yaitu pendidikan, ekonomi, kesehatan dan ideologi. Pendidik dan tenaga kependidikan di seluruh sekolah Maarif NU harus memiliki totalitas dalam berkhidmah di NU. 
"Guna terwujudnya hal tersebut setiap pendidik dan tenaga kependidikan wajib mengikuti PKPNU (Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama). Di samping itu LP Maarif Kabupaten Banyumas saat ini telah menyiapkan lahan untuk pembangunan Balai Diklat yang nantinya akan menjadi Pusat Diklat untuk pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan LP Maarif Kabupaten Banyumas". imbuhnya.

Pada sesi akhir In House Training (IHT) disampaikan pemaparan hasil jawaban dan telaah manajemen mutu sekolah oleh masing-masing kelompok mulai dari bidang kurikulum, kesiswaan, sarpras dan ketenagaan serta Humas DUDIKA. Selanjutnya pemaparan dari Tim Perumus berupa telaah, temuan, rekomendasi dan rencana tindak lanjut.